Gejala Maag Akut

Maag akut merupakan serangkaian dari gejala maag yang bisa muncul secara tiba – tiba dengan tingkat intensitas rasa nyerinya lebih hebat, namun hanya berlangsung sebentar saja. Kebanyakan orang mungkin akan mengartikan maag sebagai salah satu penyakit yang berdiri sendiri, namun sebenarnya hal tersebut tidaklah benar. Dilansir melalui Mayo Clinic, dalam bahasa medis, maag sendiri merujuk pada sejumlah gejala yang disebabkan oleh penyakit tertentu terkait dengan sistem pencernaan. Sehingga inilah sebabnya maag bisa disebabkan oleh sejumlah masalah pencernaan, seperti IBS ( sindrom iritasi usus besar ), tukak lambung, radang lambung ( gastritis ) serta refluks asam lambung ( GERD ).

Berikut beberapa gejala dari maag akut yang umumnya terjadi, yakni

• Nyeri Perut

Sakit ataupun nyeri pada bagian perut termasuk salah satu gejala maag akut karena umumnya gastritis akan terasa di sekitaran perut. Hal tersebutlah yang menjadi perbedaan gejala maag kronis akibat gastritis yang mana sering muncul di perut bagian atas.

Sama seperti gejala maag pada umumnya, nyeri yang disebabkan oleh maag akut akibat gastritis juga dapat dipicu oleh meningkatnya produksi asam dibagian lambung. Peningkatan jumlah asam tersebutlah yang nantinya akan memenuhi seluruh bagian perut. Alhasil rasa sakit ataupun nyeri pun akan muncul.

Perlu diingat, bahwa setiap orang memiliki tingkat keparahan serta lama waktu akan berlangsung yang berbeda – beda. Sebagian mungkin akan mengalami sakit yang cukup parah di bagian perut hingga tidak dapat melakukan kegiatan apa pun., sedangkan yang lainnya, masih bisa menahan ini serta gejalanya cepat pulih.

• Muntah dan Mual

Muntah dan mual termasuk salah satu gejala dari maag, baik itu maag akut yang disebabkan oleh gastritis maupun maag kronis. Ketika merasakan mual, disaat itulah juga muncul rasa ingin muntah. Setelah berhasil mengeluarkan isi perut ataupun muntah, biasanya akan terasa jauh lebih lega. Untuk gejala maag akut tersebut juga bisa muncul saat porsi makanan terlalu banyak.

Padahal, mungkin bisa saja porsi makanan tersebut merupakan makanan sehari – hari yang dikonsumsi. Akan tetapi, karena sedang terkena gejala maag akut, porsi makanan tersebut terlihat menjadi berkali – kali lipat lebih banyak ketimbang biasanya. Inilah yang nantinya membuat munculnya rasa mual serta ingin muntah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *