Efek Musik Untuk Kinerja Otak Manusia

Sama dengan suara lainnya, musik yang dihasilkan serta diterima oleh telinga mempunyai efek tertentu terhadap organ otak. Selain itu, musik tersebut nantinya dapat mempengaruhi kinerja otak serta merespons stimulus, baik itu dari dalam maupun luar tubuh.

Sebagian dari anda mungkin tidak pernah menyadarinya bahwa fakta mengenai bagaimana musik bisa mempengaruhi otak manusia telah diteliti sejak lama, akan tetapi juga dibutuhkan gotong royong dari sejumlah bagian otak guna merangkai maupun mengenali suara yang diterima.

Berikut beberapa efek musik terhadap kinerja otak, diantaranya

• Membantu Otak Dalam Berpikir Lebih Kreatif

Ketika mendengarkan musik yang baru, organ otak mungkin akan  membentuk sebuah struktur melalui sejumlah rangkaian nada yang didengarnya. Proses ini nantinya juga dapat membantu anda dalam memperoleh cara berpikir yang baru. Selain itu, anda yang rajin mendengarkan atau mengikuti tren musik yang baru juga bisa meningkatkan kreativitas dalam diri.

Banyak diluar sana, terutama mereka yang sudah tidak muda lagi lebih suka mendengar lagu – lagu di masa mudanya ketimbang lagu – lagu yang sedang tren. Lagu – lagu tersebut mungkin terasa tidak begitu asik didengarkan karena tidak terbiasa dengan alunan atau nada lagunya. Akan tetapi, jika rutin mendengarkan musik yang sedang tren, justru bisa memotivasi otak menjadi lebih memahami hal – hal baru.

• Memicu Distraksi

Distraksi bisa terjadi ketika otak tidak dapat merespons stimulus dengan normal. Hal ini tentu dapat bermanfaat saat anda ingin menghindari stimulus yang bisa membuat berhenti beraktivitas, seperti ketika sedang berolahraga. 

Rasa lelah yang diterima oleh otak termasuk salah satu stimulus yang sering muncul ketika sedang berolahraga. Untuk itu, dengan mendengarkan musik bisa membuat otak menjadi lebih banyak menerima suara yang didengar ketimbang fokus terhadap rasa lelah. Akan tetapi cara ini mungkin akan lebih efektif terhadap mereka yang melakukan aktivitas ringan dengan gerakan berulang.

• Musik Sebagai Pemicu Perkembangan Otak

Ketika dilahirkan, otak pada bayi tentu tidak bisa disamakan dengan orang dewasa. Hal tersebut karena otak nantinya akan menjumpai proses diferensiasi pada masa kanak – kanak. Proses tersebut dapat terjadi dengan mengenali lingkungan sekitar, terutama nada, suara serta ucapan tertentu. Selain itu, Dilansir melalui Live Science, mengungkapkan bahwa mereka yang berlatih memainkan alat musik akan lebih baik dalam hal merespon suara maupun berbicara.