Tradisi Kunyah Pinang di Indonesia Bagian Timur

Indonesia merupakan negara yang sangat beragam dengan banyaknya suku dan tradisi yang ada. Dengan banyaknya budaya dan tradisi yang ada, masyarakat Indonesia dapat saling toleransi sehingga dapat membentuk negara yang kuat meskipun berbeda. Sama seperti slogan Indonesia yaitu Bhinneka Tunggal Ika yang berarti walaupun berbeda, namun tetap satu.

Tradisi yang jarang sekali kita ketahui adalah tradisi yang terdapat di Indonesia bagian timur. Hal ini karena jarangnya update dan masih minim sehingga kita masih terkesan asing dengan budaya yang ada disana. Salah satu tradisi yang terdapat jika kita jalan – jalan ke Indonesia bagian timur adalah mengunyah pinang.

Tradisi Mengunyah Pinang di Indonesia Timur

Tradisi Makan Sirih Pinang Papua, Benarkah Berpotensi Sebarkan Virus Corona?

“Dilarang keras meludah pinang di area bandara”
Jika kamu bepergian ke daerah Indonesia Timur, tergantung dari destinasi mana yang kamu pilih, kamu akan banyak sekali menemukan buah ini. Buah pinang, yang sering dijadikan “cemilan” bagi masyarakat Indonesia Timur, khususnya Papua. Bersama sirih dan kapur, pinang akan dikunyah bersama yang akan menghasilkan kunyahan yang berwarna merah pekat.

Menurut mereka, pinang yang dikunyah akan menguatkan gigi dan gusi. Katanya sih, gak ada pinang, hidup rasanya kurang. Tak heran, hampir di setiap sisi jalan, kamu dapat menemukan dengan mudah yang namanya buah pinang.
Memakan pinang pun tak bisa sembarangan, karena getah pinang itu rasanya pahit dan asam sekali. Makanya dibutuhkan sirih dan kapur untuk mengurangi rasa tersebut.

Setelah dikunyah, cairan kental berwarna merah dari pinang harus dibuang, karena kalau dibiarkan malah bikin pusing. Kalau sudah terbiasa sih, dijamin enak-enak saja.
Mengunyah pinang ini sebenarnya sudah dianggap menjadi tradisi karena dari tua maupun muda senang sekali mengunyah pinang. Saya dulu pernah coba dua kali, udah kapok gamau cobain lagi, pusing!

Tulisan ini dilansir dari sebuah travel blogger yang sangat suka sekali jalan – jalan. Ashari Yudha telah berpergian ke seluruh Indonesia dan hampir seluruh dunia. Seorang blogger dengan centang biru di instagram ini suka sekali membagikan ceritanya pada akun instagramnya yaitu @catatanbackpacker.